Bersatu Kita Teguh
|
|
Seikat Lidi
Seorang Ayah memiliki anak-anak, yang sering bertengkar di antara mereka sendiri. Tidak ada kata-kata yang mempan untuk melerai pertengkaran di antara mereka, sehingga ia berpikir untuk memberikan contoh guna menghentikan perselisihan yang akan membawa mereka pada kehancuran.
Suatu hari pertengkaran di antara anak-anaknya semakin tajam, mereka terlihat murung dalam sikap dan bermuka masam. Sang ayah meminta salah satu dari mereka untuk mengambil sapu lidi. Lalu menyerahkan sapu lidi itu pada anaknya dan meminta mereka untuk mematahkannya. Tapi walaupun masing-masing berusaha sebaik-baiknya untuk mematahkan satu ikat sapu lidi tersebut, tidak ada satu pun yang mampu melakukannya.
Sang Ayah kemudian membuka ikatan sapu lidi itu dan memberikan pada masing-masing anaknya untuk mematahkannya satu per satu. Hal ini mereka lakukan dengan sangat mudah.
“Anak-anakku,” kata Ayah, “kalian lihat betapa kuat kita jika kita bersatu, tetapi betapa lemah kita jika kita masing-masing saling bertengkar dan hanya mementingkan diri sendiri. Sama seperti satu ikat lidi tidak bisa dipatahkan, demikian jika kalian bersatu sebagai keluarga yang utuh. Demikian juga, sama seperti satu batang lidi yang mudah dipatahkan, demikian juga kalian jika kalian tidak bersatu.”
Dalam persatuan adalah kekuatan.
Isi (RSS)